LP Maarif NU Babat Gelar Bimtek Penulisan Soal Berbasis Literasi dan HOTS

Pengurus LP Maarif PCNU Babat mengadakan bimbingan teknis tim penulis soal di wilayah kerja LP Maarif PCNU Babat, Sabtu [03/02]. Kegiatan yang digelar di Aula sekretariat LP Maarif ini menghadirkan lebih dari 120 guru pembuat soal se wilayah kerja LP Maarif PCNU Babat.
Sekretaris LP Maarif NU Babat, H. Zainal Arifin, mewanti-wanti tim pembuat soal agar memperhatikan ketentuan-ketentuan teknis penulisan soal. “Misalnya, terkait jenis dan ukuran font, jumlah kolom soal, dan lain sebagainya. Ini harus tertib sejak di level penulis soal, supaya memudahkan tim editing soal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pak Arifin mengimbau agar guru penulis soal memenuhi kaidah-kaidah penulisan sesuai dengan aturan baku Bahasa Indonesia.
“Terkait titik, koma, huruf kecil dan kapital, misalnya. Ini kayaknya urusan remeh. Tapi, nyatanya cukup menghambat dan memperlama kerja editor,” jelasnya lebih lanjut.
Sinta Maulidiya, narasumber bimtek, menjelaskan bahwa soal yang berkualitas bisa menjadi salah satu kunci peningkatan mutu peserta didik.
“Seiring perkembangan pendidikan dan mudahnya akses informasi yang diperoleh peserta didik, mutu soal menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas dan mutu siswa,” jelas Bu Sinta, anggota tim penulis instrumen AKMI Nasional 2023.
“Dulu banyak warga negara lain yang kuliah di Indonesia. Hari ini, kita lebih bangga jika kuliah di luar negeri,” ujarnya lebih lanjut.
“Nah, kemampuan tim pembuat soal untuk membuat jenis soal berbasis literasi dan HOTS, menjadi salah satu PR kita bersama. Supaya siswa-siswi kita di lingkungan LP Maarif juga meningkat kemampuannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Shorih Kholid, peserta bimtek mengatakan kegiatan ini menjadi tambahan ilmu bagi tim penyusun soal dalam memperbaiki kualitas soal assesmen di lingkup lembaga pendidikan LP Maarif.
Laporan: Shorih Kholid I Media RMI PCNU Babat